DX Camp 2016 Kebumen

Berkumpul dan melakukan hobi yang sama itulah yang dilakukan di DX Camp 2016. Kegiatan ini digagas dalam obrolan ringan di grup whatsapp Indonesian DX Club, dan kemudian menjadi kenyataan setelah rekan Ajie Soekardi menawarkan rumah keluarga di Kebumen sebagai lokasi camp. Hari Kamis dan Jumat tanggal 5 dan 6 Mei 2016 dipilih sebagai hari pelaksanaan karena dua tanggal tersebut Libur Nasional dan tersambung dalam long weekend.

DX_Camp_Sticker_1

Tidak banyak anggota grup yang antusias dengan rencana ini, mungkin karena jadwalnya yang ‘mendadak’, lokasi yang relatif jauh dan “tidak mudah” dijangkau, alasan pekerjaan atau alasan lain. Dan benar saja hanya 4 anggota yang bisa hadir dalam gelaran DX Camp 2016 kali ini.

Senyatanya lokasi DX Camp 2016 di Kebumen ternyata relatif mudah dijangkau, dari jalan utama antar kota Purworejo – Gombong dimana peserta bisa turun dari angkutan bis di Simpang Lima /Proliman Kebumen. hanya berjarak kurang lebih 2 kilometer, dari Simpang Lima ini ke lokasi di Bumiharjo Klirong bisa ngojek atau tinggal wa/sms/call tuan rumah dan jemputan pun datang.

Logo_IDXC

Namun sejak awal pembicaraan memang bukan target ke jumlah peserta tapi keterlaksanan dan konten acara. Hadir dalam acara ini rekan Ajie Soekardi tuan rumah (Bekasi), rekan Kustiyono (Kudus), rekan Aries Subagyo (Kutoarjo) dan penulis sendiri. Meskipun yang bisa full hanya 3 peserta sementara rekan Aries hanya bisa mengikuti sebentar saja pada malam hari karena kesibukannya

Acara inti dimulai pada Kamis 5 Mei 2016 pukul 14.00 dengan acara Pengenalan teknologi digital pada komunikasi amatir radio yaitu CW, RTTY, dan SSTV dipaparkan oleh Ketua ORARI Lokal Kebuman, pak Halim Dani Hidayat YC2TJV. Disamping CW (morse) RTTY dan SSTV dipaparkan juga digital mode yang lain yaitu PSK31, Pactor, MFSK16, HELLSCHREIBER, PACKET, OLIVIA dan JT65. Bagi DXer broadcast, informasi ini menambah wawasan tentang adanya mode digital di amatir radio, dan tidak hanya amatir radio yang bisa memonitor digital mode ini namun semua orang yang mempunyai receiver dengan fitur SSB, komputer dan software decoder dapat ikut memantaunya. Bagi DXer bisa memantaunya untuk mendapatkan QSL dari station amatir tersebut. Namun QSL ini tidak dapat diikutkan di kontes IDXC TOP 50, karena merupakan QSL dari two way communication.

DX Camp mix 1

Setelah sholat Ashar acara diskusi bareng dan praktik DXing bersama penulis dengan mengoptimalkan penggunaan aplikasi EIBIview untuk panduan jadwal siaran. Aplikasi EIBIview merupakan aplikasi standalone berbasis windows yang digunakan untuk menampilkan jadwal siaran internasional dari seluruh dunia baik yang disusun oleh “EIBI” Eike Bierwirth atau AOKI. Penggunaan aplikasi ini memudahkan DXer untuk mengidentifikasi siaran baik nama station, frekwensi, jam siaran, target siaran, lokasi transmiter, bahasa dan negara tempat station berada. Disamping aplikasi EIBIview juga didiskusikan tentang aplikasi Shortwave Schedule berbasis android yang bisa di instal di smartphone, aplikasi Shortwave Schedule ini juga untuk menampilkan jadwal siaran internasional dari seluruh dunia berdasar jadwal yang disusun oleh EIBI. Diperbincangkan juga tentang format laporan penerimaan siaran dan bagaimana mencari alamat email station radio yang dimonitor untuk request QSL.

Acara malam hari diisi dengan acara praktik bareng penggunaan RTL SDR untuk DXing bersama rekan Kustiyono, praktik ini cukup menarik karena kita bisa melihat secara langsung penggunaan RTL SDR yang dikoneksikan ke komputer untuk memantau siaran, sayangnya belum bisa sukses menggunakannya secara sempurna karena ada banyak fitur yang belum bisa difahami, meskipun begitu praktik itu memberikan gambaran yang jelas tentang cara merangkai RTL SDR dengan komputer

Sambil diskusi dan praktik DXing sepanjang sore, malam dan Jumat pagi, peserta mencatat hasil monitor station radio ke dalam logsheet yang sudah dipersiapkan, untuk DX Camp 2016 kali ini tidak banyak station yang berhasil di log karena kendala receiver dan serangan kantuk yang hebat, dari receiver Tecsun PL-660, Icom T90A, Sangean ATS-404, Grundig YB-400, dan RTL SDR, hanya PL 660 yang cukup berjaya semantara yang lain terkendala teknis. Antena yang digunakan dalam DXing bersama adalah antena longwire gulung yang dibentang 3 meter merk Grundig dan antena longwire kabel biasa untuk RTL-SDR. Station yang berhasil di log antara lain : Radio Taiwan International Indonesian 11910, KTWR English 11965, Voice of Vietnam Indonesian 12020, Radio Saudi International Arabic 21505, IRIB Indonesian 21750, Adventis World Radio Indonesian 15320, All India Radio English 9910 dan China National Radio 1 Mandarin 9455

DX Camp mix 2

Acara DX Camp untuk Jumat pagi 6 Mei 2016 adalah melakukan kunjungan ke arena kegiatan World Light House On The Air di kawasan mercusuar desa Tanggulangin, Klirong Kebumen yang diselenggarakan oleh rekan-rekan ORARI lokal Kebumen. Dalam kunjungan ini dilakukan penyerahan sertifikat dan souvenir pada pihak ORARI dan dialog tentang kegiatan WLHOTA dan komunikasi radio pada umumnya. Dalam kunjungan ini juga kita perkenalkan beberapa koleksi QSL dan tukar QSL mereka dengan SWL Card penulis, untuk QSL khusus WLHOTA mereka berjanji akan mengirimkannya ke alamat penulis. Tidak ketinggalan juga tanya jawab tentang antena yang mereka pasang di arena tersebut, beberapa jenis antena dipasang termasuk antena ground yang dibentangkan diatas permukaan tanah, dan antena longwire yang dibentangkan sejauh 40 m dari ketinggian mercusuar, sebuah instalasi antena yang hampir raksasa!

Jumat Jam 15.00 acara DX Camp 2016 berakhir. Souvenir pun dibagikan, DX Camp kali ini memanfaatkan sisa souvenir acara Temu Pendengar Jogja 2000, souvenir yang telah disimpan oleh penulis selama 16 tahun tersebut akhirnya bisa dibagikan ke peserta dan pihak ORARI Lokal Kebumen, antara lain sticker Radio Australia, Radio Taiwan International, Deutsche Welle, Voice of America, Kartu QSL blank dari KBS Radio Korea International, RTI, Kartu kalender DW tahun 2001, Tas kain DW, Ballpoint dan pin DW, Kartu Kunjungan Korea dari KBS RKI. Disamping itu juga ada souvenir yang khusus disiapkan untuk DX Camp 2016 yaitu sticker IDXC, DX Camp 2016 berbagai model, Vandel IDXC dua model dan vandel DX Camp 2016. Juga sertifikat untuk setiap peserta, pembicara dan sponsor.

Dan kemudian peserta kambali ke rumah masing-masing, membawa pengalaman DXing bersama yang berkesan, semoga. dan rencana tahun depan DX Camp akan digelar di Bekasi, semoga terealisasi.

Catatan akhir :

  • sebuah pertemuan hobi semacam DX Camp pada dasarnya sangat menyenangkan, bisa bertemu dengan rekan-rekan sehobi yang lama tidak berjumpa dan membahas dunia hobi yang sama-sama digemari. Sekaligus menjadi ajang rekreasi keluar dari aktivitas rutin harian dan berkelana menelusuri hobi dengan rekan-rekan sehobi, perbedaan personal background bukan hambatan untuk bersatu dan beraktifitas bersama-sama.
  • perduli adalah kata sakti kegiatan, jika tidak ada keperdulian maka acara apapun tak akan mampu diwujudkan
  • persiapan yang matang dan perencanaan yang detil adalah kunci keberhasilan sebuah acara, namun fleksibilitas dan sifat adaptif akan menyelamatkan kegiatan jika terjadi hal-hal diluar rencana.
  • jangan lupa handuk : persiapan pribadi sangat penting apalagi untuk acara camp yang pasti menginap, dan lupa tidak bawa handuk tidak akan menjadi permasalahan serius bagi orang yang biasa berpetualang, namun kebaikan tuan rumah menyediakan fasiltas bagi peserta yang lupa bawa barang pribadi adalah layanan plus plus plus yang patut diacungi jempol
  • DXing broadcast dan DXing amatir radio adalah dua kapal yang berlayar di lautan yang sama, sama-sama berjuang menangkap sinyal yang berhamburan di atmosfer, namun keduanya tetap dunia yang berbeda, meskipun begitu mereka bisa dipersatukan
  • RTL-SDR murah merupakan bukti kemajuan teknologi dan kehebatan China, ketika awal kemunculannya RTL SDR bermerk dari Amerika atau Eropa dibandrol dengan harga yang membuat kantong kempis makin kehabisan nafas, namun sekarang ketika China telah memproduksinya secara masal RTL SDR makin mudah dimiliki. RTL SDR berharga murah tapi kemampuannya seharga dengan receiver kelas wahid yang mahal.
  • DXing broadcast dengan cara konvensional tidak lagi efektif dan efisien, hanya mengandalkan informasi terbatas dan hasil monitoring semata akan membuat proses QSLing jadi lama. Dengan bantuan aplikasi jadwal frekwensi baik di handphone maupun di laptop/PC dan koneksi internet proses QSLing menjadi lebih cepat
  • Teknologi dan perubahan telah beranakpinak dan mewabah ke semua bidang termasuk dunia radio, perkembangan internet telah membuat shortwave perlahan ditinggalkan dan banyak broadcast fokus siaran streaming atau satelit, namun begitu masih tetap ada siaran di SW dan seberapapun itu masih bisa jadi target DXing
Advertisements

Jadwal Siaran Radio Luar Negeri Siaran Indonesia

(update : 31 Oktober 2010)

UTC STATION LANGUAGE FREQUENCY

0000-0030 HCJB Australia IND 15400
0000-0030 R. Australia IND 15350 15415 17840
0000-0030 VO America IND 9620 15205
0000-0030 WYFR IND 918
0000-0100 WYFR IND 11865
0200-0300 VO Indonesia ENG 9525
0300-0400 VO Indonesia IND 9525
0300-0500 R. Taiwan Int. IND 1422
0400-0430 R. Australia IND 15415 17840
0500-0530 R. Asutralia IND 15415 17845
0600-0630 R. Australia IND 15415 (1-5)
0830-0900 FEBC BAN 11820
0830-0900 KFBS GOR 11850 (4-7)
0830-0900 KFBS MAD 11850 (1-3)
0830-0930 China Radio Int. IND 15135 17735
0845-0945 All India Radio IND 15770 17510 17875
0900-0915 KTWR BAL 15200 (5-2)
0900-0915 KTWR TOR 15200 (3-4)
0900-0930 FEBC BUG 15380
0900-0930 FEBC IND 15450
0900-0930 KFBS OGA 15580
0900-1000 VO Indonesia KOR 9525
0900-1200 BSKSA IND 21670
0915-0945 KTWR IND 15200
0930-1000 FEBC MAK 15380
0930-1000 FEBC MIN 15450
0930-1000 KFBS KOM 15580
0930-1030 China Radio Int. MAL 15135 17680
0945-1030 NHK World IND 6140
0945-1030 KTWR IND 15200
1000-1030 FEBC SUN 15380
1000-1030 FEBC BAT 15450
1000-1030 KFBS JAV 15580
1000-1100 R. Taiwan Int. IND 11520 11550
1000-1100 VO Indonesia ENG 9525
1030-1100 FEBC SAS 15380
1030-1100 KTWR SUN 15200
1030-1100 VO Vietnam IND 9840 12020
1030-1130 China Radio Int. IND 11700 15135
1030-1130 KFBS IND 15580
1100-1130 BBC World Service 7390 9510 11920 (1-5)
1100-1130 KSDA AWR Asia IND 15495
1100-1200 R. Nederland Wereldomroep IND 9795 17505
1100-1200 VO Indonesia MAN 9525
1100-1200 WYFR IND 11550
1130-1200 KFBS BAN 11920
1130-1200 KSDA AWR Asia JAV 15260 (7,2,4)
1130-1200 KSDA AWR Asia SUN 15260 (1,3,5,6)
1130-1230 VO America IND 7255 9725 15165
1145-1200 HCJB Australia IND 15340
1200-1215 R. Thailand HSK9 MAL 6070 7115 11870
1200-1230 HCJB Australia IND 15340 (1-6)
1200-1230 HCJB Australia MAL 15340 (7)
1200-1300 Deutsche Welle IND 603 9655 15620 89.2
1200-1300 KBS World Radio IND 9570
1200-1300 R. Nederland Wereldomroep IND 12075
1200-1300 R. Taiwan Int. IND 1422 11625
1200-1300 VO Indonesia JAP 9525
1200-1300 WYFR IND 963 9485 11520
1200-1400 VO Malaysia IND 6100 6175 9750
1230-1330 China Radio Int. MAL 11955 15600
1230-1330 IRIB Teheran MAL 9675 15515 17690
1230-1400 ERTU R.Cairo IND 15710 17580
1300-1330 KSDA AWR Asia MAL 11935 (1-3)
1300-1330 VO Vietnam IND 9840 12020
1300-1400 VO Indonesia ENG 9525
1300-1400 WYFR IND 963 9485
1315-1400 NHK World IND 5955
1330-1430 China Radio Int. IND 11955 15135
1400-1500 KBS World Radio IND 9570
1400-1500 R. Taiwan Int. IND 11875
1400-1500 VO America DC IND 9360 11635
1400-1500 VO Indonesiaa IND 9525
1400-1500 WYFR IND 963 1359
1400-1600 VO Islam MAL 6050 6175 9750
1406-1451 NHK World IND vai 37 station Mitra di Indonesia
1430-1500 VO Vietnam IND 9840 12020
1600-1700 VO Indonesia ARA 9525
1700-1800 VO Indonesia SPA 9525
1800-1900 VO Indonesia GER 9525
1900-2000 VO Indonesia ENG 9525
2000-2100 VO Indonesia FRE 9525
2200-2230 KSDA AWR Asia IND 11965
2200-2230 KSDA AWR Asia JAV 11850 (7,2,3)
2200-2230 KSDA AWR Asia SUN 11850 (6)
2200-2300 BBC World Service IND 5955 6080 7235 9730 (7-4)
2200-2300 Deutsche Welle IND 7380 9720 11605
2200-2300 KBS World Radio IND 9805
2200-2300 R. Nederland Wereldomroep IND 5860 15280
2200-2330 R. Australia IND 9630 11550 11695 15415
2200-0000 VO America IND 9620 11805 15205
2230-2330 FEBC IND 9435
2230-2330 IRIB Teheran MAL 7315 9675 17600
2300-2330 VO Vietnam IND 9840 12020
2300-0000 R. Nederland Wereldomroep IND 6120
2300-0000 WYFR IND 1359
2310-2340 NHK World IND 17810
2345-0000 HCJB Australia IND 15400
2330-0000 KFBS JAV 15580

Keterangan:

1-Monday/Senin 2-TuesdaySelasa 3-Wednesday/Rabu 4-Thursday/Kamis 5-Friday/Jumat 6-Saturday/Sabtu 7-Sunday/Minggu

ARA: Bahasa Arab; BAL: Bahasa Bali; BAN: Bahasa Banjar; BAT: Bahasa Batak; BUG: Bahasa Bugis; ENG: Bahasa Inggris; FRE: Bahasa Perancis; GER: Bahasa Jerman; GOR: Bahasa Gorontalo; IND : Bahasa Indonesia; JAP: Bahasa Jepang; JAV: Bahasa Jawa; KOM: Bahasa Komering; KOR: Bahasa Korea; MAD: Bahasa Madura; MAK: Bahasa Makassar; MAL: Bahasa Malaysia; MAN: Bahasa Mandarin; MIN: Bahasa Minangkabau; OGA: Bahasa Ogan; SAS: Bahasa Sasak; SPA: Bahasa Spanyol; SUN: Bahasa Sunda; TOR: Bahasa Toraja

———————–
Sumber : Buku Panduan Monitor 2011 (Indonesian DX Club)

Buku Panduan Monitor 2011

Indonesian DX Club menerbitkan  Buku Panduan Monitor 2011

Buku Panduan Monitor 2011

Editor: Aries Subagyo
Co-editor: Arief Broto Sunarso
Penerbit: Indonesian DX Club
Ukuran: 16.5 x 21 cm
Kertas: HVS
Harga: Rp. 110.000 (termasuk ongkos kirim)

Buku Panduan Monitor (selanjutnya disebut MONITOR) 2011 memuat data keradioan dan televisi di Indonesia, baik lokal maupun nasional. Buku yang merupakan hasil kompilasi data oleh anggota Indonesian DX Club dan kontributor lainnya, yang tersebar di seluruh wilayah negeri ini, cukup representatif untuk menjadi panduan.

Data radio disusun secara urut menurut berdasarkan index:

1. Index Wilayah

Index Wilayah, propinsi, kabupaten/kota. Data diurut menurut frekuensi di masing-masing daerah/kota. Adapun data yang termuat: frekuensi, nama badan usaha, nama udara, call sign, alamat, telp/fax/sms, web, email, motto, format siaran, manajemen, tanggal lahir/berdiri.

2. Index Frekuensi

Ada 4 bagian yang terindex, AM (Amplitudo Modulation), SW (Shortwave), FM (Frequency Modulation) dan UNID (Tidak/Belum teridentifikasi). AM, SW dan FM tersusun menurut index frekuensi. Sedangkan UNID menurut Index Wilayah.

Dari data terindex tersebut, Anda dapat mengenali atau mengidentifikasi satu station berdasarkan frekuensi atau wilayah.

MONITOR juga memuat data radio luar negeri (RLN) yang mengudarakan siaran bahasa Indonesia dan bahasa daerah. Tersedia jadwal siaran, profil station, nama-nama penyiar, pedoman acara dan alamat pos, email, telp/fax/sms.

Maraknya radio sindikasi di Indonesia, juga tercatat dalam MONITOR. Data beberapa sindikasi (manajemen maupun program) ada dalam MONITOR. Begitu juga jaringan Radio Luar Negeri (RLN) di Indonesia. PRSSNI yang membawahi radio-radio swasta di Indonesia, bisa Anda dapatkan datanya di MONITOR.

Radio Republik Indonesia (tepatnya LPP RRI) yang mempunyai jaringan di seluruh wilayah nusantara, datanya bisa Anda akses di MONITOR.

Televisi, baik nasional maupun lokal, meskipun belum komplit. Televisi ada di MONITOR.

Guna mempermudah membacanya, dilengkapi pula dengan GLOSARIA, yang menerangkan beberapa kode yang digunakan. Kode ITU (International Telecommunication Union) yang memuat kode lokasi transmitter maupun negara, akan menjadi panduan Anda dalam ber-DX dan berburu kartu QSL.

Anda penasaran? Pesan sekarang juga ke:

 

panduanmonitor@gmail.com

 

atau :

 

Indonesian DX Club
Email: idxc@hotmail.com
PO Box 50,
KUTOARJO 54201
INDONESIA

Contact Person:

ARIS SUBAGYO
Email: ariessubagyo@gmail.com
Jl. MT Haryono 8, KUTOARJO 54212
HP: +62-888-02764522

Bank trasnfer:

BANK RAKYAT INDONESIA (BRI) Unit MT Haryono, Kutoarjo
676-4-01-010280-53-3
a/n ARIS SUBAGYO

—————–
Sumber : Buku Panduan Monitor on Facebook

Email:

panduanmonitor@gmail.com

Daftar Frekwensi Radio Australia per 15 Januari 2010

DX News IDXC dari rekan Aries Subagyo (Kutoarjo) via sms :

  • jam 22.00 UTC di 5935 kHz
  • jam 00.00 UTC di 15225 kHz
  • jam 04.00 UTC di 15780 kHz
  • jam 05.00 UTC di 15590 kHz

Tidak disebutkan frekwensi tersebut test atau permanen.

————–

Sumber : DX News IDXC dari rekan Aries Subagyo (Kutoarjo) via sms  14 Januari 2010 jam 23.44 UTC