Radio Nederland Update Data Pendengar Berhadiah!

Radio Nederland update data pendengarRadio Nederland Wereldomroep sedang sibuk merapikan dokumen-dokumen alamat. Dengan itu Radio Nederland memohon kepada pendengarnya untuk memeriksa kembali alamat yang ada di sticker pada kartu yang dikirimkan bersama dengan folder Panduan Frekuensi Ranesi (mulai 31 Oktober 2010 sampai 27 Maret 2011), apabila ada perubahan data atau kekeliruan data dimohon mengisi pada blangko yang ada pada kartu tersebut dan mengirimkan kembali ke Radio Nederland secara gratis. Perubahan data juga dapat dikirim lewat e-mail ke panduanfrekuensi@rnw.nl (jangan lupa cantumkan nama dan alamat Anda) Continue reading

Advertisements

“RNW Fan Page Wall Contest diperpanjang..!!!!”

Kru Ranesi invited you to “RNW Fan Page Wall Contest diperpanjang..!!!!” today.

Event: RNW Fan Page Wall Contest diperpanjang..!!!!

Start Time: Today, January 12 at 9:05pm

End Time: Friday, January 22 at 12:05am

Where: Fan Page Radio Nederland Wereldomroep

To see more details and RSVP, follow the link below:

http://www.facebook.com/n/?event.php&eid=255688828016&mid=1b63b75G6918ea46G43b012G7

Thanks,

The Facebook Team

————-

sumber : Fanpage RNW on facebook

Tulisan terkait : RNW Fan Page Wall Contest, Berhadiah @Rp. 200,000 untuk 3 pemenang!

RNW Fan Page Wall Contest, Berhadiah @Rp. 200,000 untuk 3 pemenang!

RNWDescription
Ayo ikutan RNW Fan Page Wall Contest, pilih tema/topik liburan yang diberikan dan tulis cerita seru kamu seandainya kamu dapet kesempatan liburan di tempat tersebut! Tulis lewat wall fan page RNW. Berhadiah @Rp 200,000 untuk 3 orang pemenang.

Caranya gampang, pilih tema berikut :
Wijk aan Zee: Tempat Nongkrong Peselancar Belanda : http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia/article/wijk-aan-zee-tempat-nongkrong-peselancar-belanda

Baca artikel di atas untuk mendapatkan gambaran tentang liburan apa yang akan kamu dapatkan di jika kamu berkesempatan liburan di sana.

Tulis cerita seru apa saja yang akan kamu lakukan seandainya kamu dapat kesempatan pergi berlibur ke sana!

Jawaban ditunggu dari tanggal 15 Desember 2009 – 8 Januari 2010.
Pengumuman pemenang akan dipost di FB tanggal 13 Januari 2010, dan para pemenang akan diumumkan lewat FB dan akan mendapat message dari RNW untuk konfirmasi.

Good luck!

SYARAT DAN KETENTUAN
1. Harus menjadi fans dari fan page Radio Nederland Wereldomroep
2. Memilih dan membuka link tema/topik yang sudah diberikan
3. Tulis cerita kamu di wall fan page RNW, dengan format :
– Tema
– Isi ceritamu
Contoh : Musim gugur di Belanda, bla bla bla
4. Tulis dengan gaya bahasa kamu sendiri, Inggris/Indonesia, minimal 100 karakter
5. Sertakan tema yang dipilih dan link URL dari tema yang kamu pilih
6. RNW akan memilih 3 wall paling menarik

————————-

sumber : RNW Facebook event

Host: Radio Nederland Wereldomroep
Type: Other – Carnival
Network: Global
Start Time: Tuesday, December 15, 2009 at 3:30pm
End Time: Friday, January 8, 2010 at 6:30pm
Location: Fan Page Radio Nederland Wereldomroep

Deklarasi Kerjasama Voice of America, BBC, Deutsche Welle, Radio France International, dan Radio Netherlands Worldwide

Deklarasi bersama VOA/BBCWS/DW/RFI/RNW

20 tahun setelah runtuhnya Tembok Berlin dan berakhirnya Perang Dingin, kebebasan berbicara masih tetap jauh dari kenyataan di banyak negeri di dunia dan para jurnalis harus menghadapi pembatasan yang bahkan lebih canggih bagi mereka untuk melakukan reportase secara bebas. Sementara, bagi beberapa dari kami, penggunaan multimedia merupakan satu bagian yang mutlak perlu dalam hidup keseharian, kami tidak boleh melupakan bahwa akses untuk informasi bebas masih tetap dibatasi pada sepertiga penduduk dunia. Kemunduran ekonomi global juga telah memperburuk situasi bagi banyak outlet media, terutama para brodkaster yang kurang bebas.

Sehubungan dengan itu, lima terbesar [sic] brodkaster international – Voice of America (VOA), BBC World Service (BBCWS), Deutsche Welle (DW), Radio France International (RFI) dan Radio Netherlands Worldwide (RNW) – menghimbau pemerintah di seluruh dunia untuk mengakhiri pembatasan bagi media. Dalam pertemuan tahunan mereka, tahun ini diselenggarakan di Berlin, para direktur jendral kelompok tersebut meminta perhatian para kepala negara untuk implementasi Artikel 19 Universal Declaration of Human Rights yang menyatakan, "setiap orang berhak atas kebebasan mengutarakan opini dan pendapat; hak tersebut mencakup kebebasan mempertahankan opini tanpa campur tangan dan mencari, menerima dan berbagi informasi dan ide melalui media apapun dan tanpa mengenal batas-batas negara." Para brodkaster internasional menekankan bahwa bukti demokratisnya negara-negara bisa diukur dari sejauh mana mereka memberi ijin kebebasan informasi, dan bahwa hal itu, sebaliknya, adalah penting bagi dilakukannya sebuah dialog budaya dan kebebasan pertukaran ide.

Selama tahun-tahun lalu, pembatasan bagi media, dan khususnya pada para brodkaster internasional, telah semakin meningkat selama kampanye pemilu. Banyak cara-cara termasuk campur tangan dengan sengaja pada transmisi, memblok dan penolakan layanan Internet, dan penyerangan dan penahanan para jurnalis, tercatat di Afghanistan, Burma, dan Iran.

Belum lagi, banyak orang-orang yang berani di masyarakat di seluruh dunia sedang memperjuangkan hak-hak mereka dan agar didengar. Erik Bettermann, yang sekarang mengetuai kelompok brodkaster internasional, menggaris-bawahi fakta tersebut dengan mengatakan: "Kami terkesan oleh kecerdikan dan semangat yang telah diperlihatkan oleh para pendengar di seluruh dunia dalam memanfaatkan media digital baru guna kepentingan komunikasi lintas batas. Kesaksian mereka di banyak peristiwa (yang banyak di antaranya pemerintah mereka sendiri lebih suka untuk tidak dilaporkan), seringkali disertai dengan bahan audio dan visual, merupakan satu awal era baru di bidang komunikasi, satu di antaranya kami, sebagai brodkaster international, juga terbantu dalam melengkapi laporan kami sendiri dengan catatan otentik yang diberikan oleh penduduk di wilayah-wilayah konflik di dunia yang sangat diinginkan beritanya."

Beberapa negara telah memperluas aturan-aturan pembatasan menyangkut siaran pada Internet dan media yang baru berkembang, selanjutnya membatasi akses memperoleh informasi. Negara-negara otoritarian yang secara teknis tidak memiliki sarana untuk mem-blok atau mengakhiri semakin meluasnya media baru kembali pada cara-cara represi dan intimidasi yang tradisional – pengadilan yang banyak makan biaya, penahanan berkepanjangan, penyitaan kekayaan – guna membatasi aliran berita, baik lokal maupun internasional.

Menjelang pertemuan Berlin, Reporters Without Borders (RSF) menerbitkan satu siaran pers yang menyatakan memberi perhatian pada laporan-laporan "bahwa Internet Service Provider di propinsi China bagian selatan Guangdong telah membuat satu filtering software baru disebut Landun (artinya Lapisan Biru atau Dam Biru) yang lebih kuat dari pendahulunya yang bermasalah, Dam Hijau." Akibatnya, menurut RSF, "akses ke situs berita independen jadi semakin sulit dan penuh risiko."

Saat ini, jurnalisme masih tetap dianggap sebagai salah satu mata pencaharian yang paling penuh risiko di dunia. "Selama tahun lalu, ratusan jurnalis di seluruh dunia – termasuk beberapa dari organisasi kami – telah diserang, ditahan, dikucilkan, diculik atau dibunuh," kelompok tersebut menegaskan. "Hal ini semakin memperkuat usaha-usaha kami untuk secara bersama menciptakan sebuah masyarakat sipil global, di mana aliran informasi bebas dan dialog budaya tidak mungkin dihindari", Erik Bettermann menyimpulkan.

Itu, dan semua berita terbaru, dapat ditemukan di http://blogs.rnw.nl/medianetwork/
Situs RSS:

Lengkap: http://blogs.rnw.nl/medianetwork/feed

Untuk konsumen: http://blogs.rnw.nl/medianetwork/category/for-consumers/feed

Untuk professional media: http://blogs.rnw.nl/medianetwork/category/for-media-professionals/feed

Newsletter berikutnya pada Kamis 8 Oktober 2009. Good listening!

Andy Sennitt
Media Network
Radio Netherlands

——————————–
sumber : swl 1.034 – Monday, October 05, 2009 oleh Tony Ashar (TA)

Siaran Radio Nederland Tentang Gempa di Sumatra

Media Network Newsletter 1 October 2009

Halo dari Hilversum,

Minggu ini kami punya beberapa pengumuman dari RNW, jadi langsung saja:

·Siaran ekstra RNW bahasa Indonesia sehubungan dengan gempa bumi

Menyusul gempa bumi di Sumatra, Indonesia, RNW menambah beberapa jadwal siaran dalam bahasa Indonesia besok. Perkiraan jadwal adalah:

0600-0900 UTC via Singapore on 7235 kHz
0600-1100 UTC via Dhabbaya, UAE on 21480 kHz
0600-1300 UTC via Madagascar on 21730 kHz

Siaran tambahan tersebut mungkin berlanjut sampai akhir minggu.

Jadwal baru B09 frekwensi shortwave/mediumwave RNW, efektif mulai 25 Oktober 2009, sekarang telah diumumkan dan tersedia di situs kami. Sudah tentu jadwal tersebut tentatif, tetapi manager frekwensi Jan Peter Werkman memberitahu saya bahwa ia tidak mengharapkan banyak perubahan sebelum jadwal diberlakukan.

——————————-

Sumber : swl 1.034 – Monday, October 05, 2009 oleh Tony Ashar (TA)

[dxld] Radio Netherlands + B09

[dxld] Radio Netherlands + B09

From:

Jaisakthivel <ardicdxclub@yahoo.co.in>

To:

Globe Radio India <grdxc@yahoo.co.in>

Radio Netherlands + B09

Data berikut dipilih dari database jadwal siaran Radio Netherlands efektif mulai 25 Oktober 2009, dibuat oleh Programme Distribution Department. Singkatan disesuaikan dengan standard ITU. Penjelasan di akhir halaman.

[saya kutip siaran Bahasa Indonesia saja / TA]

FREQ UT START STOP POWR DAYS LANGUAGE RADIO
17505 1100 1157 500 1234567 Ind RNW
9795 1100 1257 250 1234567 Ind RNW

12075 1200 1257 250 1234567 Ind RNW

15280 2200 2257 100 1234567 Ind RNW
6120 2200 2259 250 1234567 Ind RNW
7380 2200 2300 250 1234567 Ind DWL

6120 2300 2357 250 1234567 Ind RNW

Ind=Indonesian

DWL=Deutsche Welle – RNW=Radio Netherlands Worldwide

Days: 1=Sunday – 2=Monday – 3=Tuesday – 4=Wednesday – 5=Thursday – 6=Friday – 7=Saturday.
Jaisakthivel, Chennai, India
For B09
www.adxc.wordpress. com

————————-

Sumber : swl 1.033 – Thursday, October 01, 2009 oleh Tony Ashar (TA)