Kirim Laporan ke RTI Dapat Hadiah : Dengar RTI, Rebut T-shirt Exclusive

Tujuan
Untuk menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dari para pendengar dan netters kepada RTI. RTI kembali mengadakan kegiatan undian T-Shirt Exclusive Terbatas.

Petunjuk
1.Peserta cukup mengirimkan laporan penerimaan siaran khusus untuk bulan April-Juni,baik lewat internet / surat / mengirim kembali kartu laporan penerimaan siaran. Maka RTI selain akan mengirimkan kartu QSL juga disertai dengan kartu undian khusus kegiatan ini.
2.Peserta diminta untuk mengisi data dalam kartu undian dan dikirim kembali kepada RTI guna mengikuti undian berhadiah tersebut.
3.Setiap peserta tidak dibatasi jumlah kiriman. Kartu undian tidak boleh difotokopi. Kartu undian yang difotokopi maka dinyatakan batal.

Batas waktu pengoleksian kartu QSL dan kartu undian
1 April s/d 30 Juni 2010 (Sesuai cap pos)

Batas waktu pengiriman postcard khusus
1 April s/d 15 Agustus 2010 (Sesuai cap pos).

Alamat pengiriman
Po Box 1024 Surabaya, 60008 Indonesia atau Po Box 123-199, Taipei City 11199 Taiwan atau langsung ke alamat kantor: No.55, Bei An Road, Taipei City 10462, Taiwan.

Waktu penarikan undian
1 September 2010

Hadiah
400 T-Shirt Exclusive Terbatas

Pengumuman
Para pemenang akan diumumkan dalam acara ataupun di situs RTI.

—————————
Sumber : situs RTI di http://indonesian.rti.org.tw/ 04 April 2010

Sumber gambar : screenshot dari http://www.rti.org.tw/big5/2010Activity/2010QSL/indonesian.aspx
Advertisements

Daftar Frekwensi Shortwave Radio Luar Negeri Maret-Oktober 2010 (A10)

Daftar frekwensi shortwave radio luar negeri bahasa Indonesia periode Maret-Oktober 2010 (A10) sudah dirilis oleh SWL. Daftar lengkap tersebut berisi daftar station, jam siaran (UTC) dan frekwensi (kHz). Untuk melihat daftar lengkap tersebut dapat dilihat ke link berikut : SWL edisi 1.079.

shortwave dx 2010

————————————————–

Sumber: swl 1.079 (29 Maret 2010 oleh esweel)
Catatan : Tulisan ini diralat pada 06 April 2010, dari sebelumnya berisi daftar yang dikutip dari swl 1.079, menjadi hanya berisi link kepada tulisan sumber. Terimakasih kepada pak Tony Ashar (redaktur swl) atas kerjasamanya selama ini.

Buletin Radio Taiwan International Seksi Indonesia No 1 Tahun 2010 Sudah Terbit!

screenshot status FB rekan Eddy Setyawan

Telah beredar Buletin RTI SI no 1 tahun 2010, lengkap dengan berita RTI Fans Club-nya. Pastikan nama anda sudah terdaftar di RTI SI untuk mendapatkannya. Jika belum, hubungi RTI SI melalui email rtisi@rti.org.tw, atau P.O. Box 1024, Surabaya 60008

(RTI FC)

————————-

Sumber :  status Facebook rekan Eddy Setiawan pada 04 Maret 2010 jam 8an pagi.

Radio Voice Of Russia Mulai Siaran Dengan Format Cell Phone

Moscow, October 15. Sejak hari Selasa, siaran Radio Voice of Russia akan tersedia bagi para pemilik cellular phone. Kepala Voice of Russia Andrei Bystritsky menyatakan bahwa proyek Mobile Voice of Russia memungkinkan untuk mendengarkan siaran VOR di setiap bagian dunia dengan re-translator mobile kualitas prima. Proyek ini memperlihatkan, tegas Bystritsky, bahwa sebagai layanan yang mengikuti perkembangan teknologi dan profesional, siaran bahasa asing Russia sekarang mampu memberikan konten yang relevan kepada pendengarnya pada semua format yang dibutuhkan sesuai dengan perkembangan teknologi wireless. Proyek Mobile Voice of Russia utamanya di-design bagi mereka yang tinggal di negara-negara yang memiliki jaringan telekomunikasi canggih – sesuatu yang akan membantu mereka dengan cepat mendapatkan informasi yang relevan tentang perkembangan terbaru di Russia dan sekitarnya.

Sekarang, program yang berkaitan dengan Mobile Voice of Russia dalam 17 bahasa telah tersedia bagi pemilik smart phone yang telah memakai operating system Windows Mobile. Pemilik smart phone pertama-tama harus mengunjungi situs VOR di http://www.ruvr.ru dan men-download software khusus yang diperlukan untuk mendengarkan siaran mobile VOR. Software dibagikan secara free-of-charge.

Awal tahun depan akan lebih banyak lagi mobile gadget dan operating system yang relevan dipakai oleh pendengar untuk mendengarkan Mobile Voice of Russia, yang merencanakan untuk mulai siaran dalam 39 bahasa sebelum akhir 2010.

Sebagai siaran yang diselenggarakan oleh negara Russia, Voice of Russia berdiri tahun 1929 dan tiap hari mengudara dalam 39 bahasa ke 53 negara dengan dukungan berbagai transmitter, termasuk yang berformat digital.

Situs resmi Voice of Russia adalah http://www.ruvr.ru (via Kraig Krist, DXLD)

Saya menerima pesan yang sama sebelumnya pada hari ini tentang siaran Voice of Russia ke cell phone saya. Karena saya yakin ada basis besar pendengar VoR, saya hanya tidak bisa membayangkan memakai cell phone saya untuk mendengar siaran-siaran mereka. 73, (Rich D`Angelo, PA, NASWA yg via DXLD)

Rich, mungkin Anda tidak, tetapi anak-anak muda di bawah 30 memakai cell phone mereka untuk banyak hal yang tidak dilakukan oleh orang-orang gaek seperti kita. Itulah sebabnya mengapa penjualan arloji menurun – anak-anak muda melihat waktu di cell phone mereka untuk mengontrol waktu.

Sementara, banyak smart phone berisi software untuk memainkan MP3 audio dan juga punya kartu memory guna menyimpan audio itu.  Banyak dari phone itu punya perencanaan data yang tidak terbatas, jadi bukanlah menjadi persoalan bagi mereka untuk streaming audio.

Di forum Internet Radio pada Fest tahun lalu, Dan Srebnick men-demonstrasikan aplikasi dan software untuk smart phone yang mengubah mereka secara de facto menjadi radio Internet. Seperti yang mungkin tidak ingin kita akui, saya perkirakan lebih besar prosentase penduduk AS yang memiliki Smart Phone dan mampu memanfaatkan teknologi baru ini (dan memakainya dengan teratur) daripada mereka yang memiliki radio shortwave (dan memakainya dengan teratur). Perbedaan prosentase akan semakin nyata khususnya bagi mereka yang berusia di bawah 40.

Kalau saya seorang broadcaster, saya akan berbuat hal yang sama, dan kemudian memeriksa feedback pendengar atau menyelenggarakan survey untuk melihat bagaimana dan ke mana pendengar saya yang termotivasi akan tune in (Richard Cuff / Allentown, PA, ibid.)

———————-

Sumber : swl 1.040 oleh Tony Ashar

Radio Prague: perlu support untuk mencegah penutupan shortwave

Fw: [dxld] Radio Prague: perlu support untuk mencegah penutupan shortwave

[dxld] Radio Prague: support needed to prevent shortwave closing

Tuesday, October 13, 2009 12:39:13 AM

From: “mikebarraclough” <mikewb@dircon.co.uk> To: “” <dxld@yahoogroups.com>

Saya baru saja mendengar dari Jonathan Murphy yang menulis antara lain:
Minggu yang lalu saya berada di Prague dan bertemu David Vaughan, mantan kepala Seksi bahasa Inggris. Telah diumumkan bahwa Kementerian Luar Negeri Czech sedang meminta Radio Prague untuk mengakhiri semua transmisi shortwave dari Republik Czech pada akhir tahun 2009. Ini merupakan satu langkah yang tidak akan mundur lagi. Radio Prague merupakan satu-satunya kustomer di Litomysl dan hal itu akan berujung pada penutupan dan pembongkaran lokasi transmitter tersebut.
David telah menulis surat yang dia ingin agar disebarkan seluas-luasnya:

12 Oktober 2009
Dear Friends of Radio Prague,
Anda mungkin belum menyadari bahwa masa depan Radio Prague – layanan internasional Czech Radio – sedang berada dalam ancaman serius. Stasiun itu mulai mengudara di shortwave tahun 1936 dan, dengan pengecualian di masa perang dalam pendudukan Jerman, telah melakukan siaran ke dunia semenjak itu. Seperti kebanyakan layanan publik internasional, Radio Prague dibiayai negara. Dibiayai melalui anggaran negara, via Kementerian Luar Negeri Czech.
Radio Prague sedang menghadapi pemotongan 20% dalam anggaran untuk 2010.
Sekilas, angka tersebut sepertinya bukanlah satu pukulan yang mematikan, tetapi akibatnya akan sangat menyedihkan. Secara explisit Kementerian Luar Negeri telah menyatakan menetapkan shortwave sebagai sebuah kesalahan masa lalu dalam sarana broadcasting dan telah meminta kepada Radio Prague untuk mengakhiri seluruh siaran-siaran shortwavenya mulai Januari 2010. Karena itu transmitter di Litomysl (sebelah timur Prague), hampir pasti akan dibongkar. Utamanya, Radio Prague akan bekerja terus di website.
Penghematan anggaran negara hanya sedikit saja. Dalam usaha menghemat sekitar setengah juta euro, Radio Prague akan berhenti sebagai shortwave broadcaster setelah lebih dari 70 tahun.
Sewaktu saya bekerja sebagai seorang koresponden BBC dan kemudian sebagai editor-in-chief di Radio Prague (sampai 2006), ketika saya juga aktif di European Broadcasting Union, saya mengikuti benar-benar perkembangan dalam international broadcasting. Selama masa itu sejumlah international broadcasters menghentikan usaha-usaha mereka di bidang radio – nyaris selalu menyangkut para birokrat daripada mereka yang betul-betul bekerja di stasiun-stasiun itu sendiri. Hampir tanpa pengecualian berujung pada, cepat atau lambat, kematian seluruh stasiun itu.
Ada beberapa alasan untuk ini. Satu kesamaan yang cukup baik adalah membandingkan posisi sebuah suratkabar dengan satu tradisi panjang dan kaya, yang berhenti muncul dalam bentuk kertas, lalu tampil hanya dalam sebuah web. Walaupun tren yang mendunia menuju digitalisasi adalah jelas, itu tidak berarti adalah bijaksana melemparkan begitu saja dalam semalam semua kemajuan dalam mem-produksi sebuah suratkabar “traditional”. Dalam kasus radio, risikonya malah lebih jelas, karena siaran layanan publik adalah satu medium yang sangat spesifik dengan tradisi dan audiens sendiri, dan di atas semuanya adalah kata-kata yang diucapkan.
Dalam kehadirannya selama tujuh dekade, Radio Prague telah membangun sebuah basis besar know-how dan reputasi yang impresif secara internasional: Perannya dalam peristiwa tahun 1968, ketika para jurnalis Radio Prague menentang invasi pimpinan Soviet ke Czechoslovakia, adalah legendaris. Radio Prague telah mambangun dengan dasar tradisi ini dalam dua dekade sejak runtuhnya komunisme, mengubah dirinya menjadi sebuah broadcaster modern yang menonjol. Hanya sedikit saja yang meragukan bahwa mereka punya audiens jauh lebih banyak daripada stasiun radio Czech lain, tetapi sayangnya para pendengar ini tersebar di seluruh dunia dan tidak membentuk satu lobi domestik yang kuat.
Siaran-siaran shortwave memang menurun, tetapi mereka harus dilihat sebagai bagian dari mosaik yang lebih luas. Broadcaster internasional sekarang telah lama menyadari perlunya melakukan siaran pada sejumlah platform yang berbeda: shortwave, medium wave, FM, satellite, internet dsb. Pandangan lebih jauh ke depan di antaranya harus flexible dan innovatif. Dalam hal ini, transformasi modern di Radio Prague telah dimulai lebih dari limabelas tahun yang lalu ketika menjadi salah satu broadcaster internasional pertama yang membuat websitenya sendiri. Itu berlangsung di tahun 1994. Kemudian disusul dengan cepat layanan berita email harian dan lain-lain innovasi, termasuk komitmen penuh semangat pada broadcasting satellite. Pada saat yang sama telah dipermodern cara produksi radio; saat ini para jurnalisnya mendapat kesempatan karena mereka bekerja pada satu lingkungan multi-media, di mana kata yang diucapkan diperkuat dengan teks dan image.
Dan Radio Prague telah belajar untuk menjadi sangat cost effective, mengudara ke seluruh dunia dalam enam bahasa setara kurang dari tiga juta euro per tahun.
Agar semua ini bisa berlanjut, adalah mutlak krusial bagi Radio Prague untuk tidak melupakan aktivitas utamanya. Keberhasilan stasiun sekarang dibangun dari status dan tradisinya sebagai sebuah broadcaster radio. Bila melupakan identitasnya sebagai radio, sudah pasti akan tersesat, dalam usaha kerasnya untuk bersaing di satu lahan yang bukan miliknya sendiri.
Kabar mengenai pemotongan anggaran membuat para staff dan manajemen Radio Prague pada sebuah posisi yang sulit. Tidak mudah bagi mereka untuk melakukan kampanye penyelamatan siaran shortwave, karena mereka sendiri bisa berhadapan dengan alternatif pengurangan pekerjaan. Mengingat jumlah dana yang diperlukan untuk menyelamatkan siaran shortwave sangat kecil, saya yakin bahwa faktor penyebabnya pantas untuk diperdebatkan dan bahwa hal itu tidak harus berupa pemilihan jabatan di luar shortwave. Kalau para decision-maker di pemerintah dan di kementerian bisa dibuat mengerti persoalannya, saya yakin bahwa dana itu bisa diperoleh.
Itulah sebabnya saya menulis surat ini – menghimbau para pendengar di seluruh dunia untuk berpacu di belakang Radio Prague pada saat yang sulit ini.
Salam hangat
David Vaughan

Sekarang Radio Prague memerlukan dukungan pendengar. Alamatnya:
Radio Prague
Vinohradská 12
120 99 Prague 2
Czech Republic
Tel: (+420) 221 552 933
Fax: (+420) 221 552 903
E-mail: cr@radio.cz

Pendengar juga diharap untuk menghubungi Kementerian Luar Negeri Republik Czech
Ministerstvo zahranič ních věcí
Loretánské náměstí 5
118 00 Praha 1, the Czech Republic
tel: +420 224 181 111
e-mail: podatelna@mzv. cz

Pendengar diharap menghubungi Kedutaan Czech dan perwakilannya di negeri mereka sendiri.
Daftar Kedutaan Czech bisa diperoleh di http://www.mzv. cz/jnp/en/ diplomatic_ missions/ czech_missions_ abroad/index. html

 ————————- 

sumber : swl 1.038 oleh Tony Ashar

Jadilah bagian perayaan peringatan 70 Tahun Radio Australia

NE W S R E P O R T
news, views and comment presented by MIKE BARRACLOUGH

————-
70 Years of Radio Australia
JOHN FIGLIOZZI melalui DX Listening Digest Yahoo group mengirim detil bagian perayaan peringatan ke 70 Radio Australia :

Di bulan Desember, Radio Australia akan merayakan peringatan ke 70! RA menghimbau para pendengarnya — baik lama maupun baru – untuk menjadi bagian pesta tersebut.

Inilah cara bagaimana Anda bergabung.
RA mengundang kontribusi pribadi tertulis dan audio mengenai hubungan Anda dengan Radio Australia.Esai dan/atau pernyataan sebaiknya memasukkan beberapa atau semua informasi berikut :
– Berapa lama Anda sudah mendengarkan Radio Australia?
– Bagaimana Anda mendengar RA? – shortwave, Internet, World Radio Network, stasiun mitra, dsb. (yang mana saja atau semuanya dan kapan/bagaimana)
– Apakah sudah berubah selama tahun-tahun ini karena RA lebih menekankan pada platform siaran selain dari shortwave?
– Apa opini Anda tentang Radio Australiadi luar brodkaster internasional lain?
– Apakah Radio Australia telah memberitahu Anda semua tentang Australia dan way of life-nya yang belum Anda peroleh sebelumnya?
– Apakah yang Radio Australia dapat lakukan untuk memastikan Anda tetap mendengarkan siaran-siaran kami?
– Bisakah Anda ceritakan kepada kami secara singkat selama Anda sebagai seorang pendengar RA? (Misalnya, apakah Anda mencari RA guna peliputan peristiwa tertentu; apakah Anda punya kenangan menyenangkan tentang penyiar favorit Anda, pembaca berita atau acara?)

Sebaiknya kontribusi ditulis atau diucapkan dengan style Anda sendiri yang sesuai, seperti cerita, bentuk "percakapan", dan tidak sebagai satu seri jawaban untuk pertanyaan-pertanyaan di atas. Mereka yang dapat dan bersedia melakukan itu dianjurkan untuk merekam pesannya dan melampirkannya sebagai file MP3 bersama teks pesan mereka.
Bisa juga pendengar lama ingin mengirim lampiran-lampiran QSL cards RA kuno yang di-"scan", foto-foto atau lain-lain benda dan lembaran "historis"yang membuat mereka merasa secara khusus dan pribadi terhubung dengan RA. Bahan-bahan semacam itu akan sangat dihargai.
RA akan membuka situs 70th Birthday yang akan menampilkan kontribusi tulisan dan rekaman itu. Bagian-bagian kontribusi rekaman juga akan diudarakan.
RA menunggu kontribusi dari para pendengar kami di Asia, Pacific
dan seluruh dunia. Para pendengar RA masa lalu dan sekarang di AS, Canada, Eropa dan Afrika sangat dihimbau untuk berpartisipasi.

Email agar dikirim ke: radioaustralia@radioaustralia.net.au
Bagi mereka yang masih menggunakan pena dan kertas, alamat pos untuk kontribusi adalah: English Service 70th Birthday, Radio Australia,GPO Box 428G, Melbourne, 3001, Victoria, Australia.

————————-

sumber : swl 1.035 – Wednesday, October 07, 2009 by Tony Ashar (TA)

Deklarasi Kerjasama Voice of America, BBC, Deutsche Welle, Radio France International, dan Radio Netherlands Worldwide

Deklarasi bersama VOA/BBCWS/DW/RFI/RNW

20 tahun setelah runtuhnya Tembok Berlin dan berakhirnya Perang Dingin, kebebasan berbicara masih tetap jauh dari kenyataan di banyak negeri di dunia dan para jurnalis harus menghadapi pembatasan yang bahkan lebih canggih bagi mereka untuk melakukan reportase secara bebas. Sementara, bagi beberapa dari kami, penggunaan multimedia merupakan satu bagian yang mutlak perlu dalam hidup keseharian, kami tidak boleh melupakan bahwa akses untuk informasi bebas masih tetap dibatasi pada sepertiga penduduk dunia. Kemunduran ekonomi global juga telah memperburuk situasi bagi banyak outlet media, terutama para brodkaster yang kurang bebas.

Sehubungan dengan itu, lima terbesar [sic] brodkaster international – Voice of America (VOA), BBC World Service (BBCWS), Deutsche Welle (DW), Radio France International (RFI) dan Radio Netherlands Worldwide (RNW) – menghimbau pemerintah di seluruh dunia untuk mengakhiri pembatasan bagi media. Dalam pertemuan tahunan mereka, tahun ini diselenggarakan di Berlin, para direktur jendral kelompok tersebut meminta perhatian para kepala negara untuk implementasi Artikel 19 Universal Declaration of Human Rights yang menyatakan, "setiap orang berhak atas kebebasan mengutarakan opini dan pendapat; hak tersebut mencakup kebebasan mempertahankan opini tanpa campur tangan dan mencari, menerima dan berbagi informasi dan ide melalui media apapun dan tanpa mengenal batas-batas negara." Para brodkaster internasional menekankan bahwa bukti demokratisnya negara-negara bisa diukur dari sejauh mana mereka memberi ijin kebebasan informasi, dan bahwa hal itu, sebaliknya, adalah penting bagi dilakukannya sebuah dialog budaya dan kebebasan pertukaran ide.

Selama tahun-tahun lalu, pembatasan bagi media, dan khususnya pada para brodkaster internasional, telah semakin meningkat selama kampanye pemilu. Banyak cara-cara termasuk campur tangan dengan sengaja pada transmisi, memblok dan penolakan layanan Internet, dan penyerangan dan penahanan para jurnalis, tercatat di Afghanistan, Burma, dan Iran.

Belum lagi, banyak orang-orang yang berani di masyarakat di seluruh dunia sedang memperjuangkan hak-hak mereka dan agar didengar. Erik Bettermann, yang sekarang mengetuai kelompok brodkaster internasional, menggaris-bawahi fakta tersebut dengan mengatakan: "Kami terkesan oleh kecerdikan dan semangat yang telah diperlihatkan oleh para pendengar di seluruh dunia dalam memanfaatkan media digital baru guna kepentingan komunikasi lintas batas. Kesaksian mereka di banyak peristiwa (yang banyak di antaranya pemerintah mereka sendiri lebih suka untuk tidak dilaporkan), seringkali disertai dengan bahan audio dan visual, merupakan satu awal era baru di bidang komunikasi, satu di antaranya kami, sebagai brodkaster international, juga terbantu dalam melengkapi laporan kami sendiri dengan catatan otentik yang diberikan oleh penduduk di wilayah-wilayah konflik di dunia yang sangat diinginkan beritanya."

Beberapa negara telah memperluas aturan-aturan pembatasan menyangkut siaran pada Internet dan media yang baru berkembang, selanjutnya membatasi akses memperoleh informasi. Negara-negara otoritarian yang secara teknis tidak memiliki sarana untuk mem-blok atau mengakhiri semakin meluasnya media baru kembali pada cara-cara represi dan intimidasi yang tradisional – pengadilan yang banyak makan biaya, penahanan berkepanjangan, penyitaan kekayaan – guna membatasi aliran berita, baik lokal maupun internasional.

Menjelang pertemuan Berlin, Reporters Without Borders (RSF) menerbitkan satu siaran pers yang menyatakan memberi perhatian pada laporan-laporan "bahwa Internet Service Provider di propinsi China bagian selatan Guangdong telah membuat satu filtering software baru disebut Landun (artinya Lapisan Biru atau Dam Biru) yang lebih kuat dari pendahulunya yang bermasalah, Dam Hijau." Akibatnya, menurut RSF, "akses ke situs berita independen jadi semakin sulit dan penuh risiko."

Saat ini, jurnalisme masih tetap dianggap sebagai salah satu mata pencaharian yang paling penuh risiko di dunia. "Selama tahun lalu, ratusan jurnalis di seluruh dunia – termasuk beberapa dari organisasi kami – telah diserang, ditahan, dikucilkan, diculik atau dibunuh," kelompok tersebut menegaskan. "Hal ini semakin memperkuat usaha-usaha kami untuk secara bersama menciptakan sebuah masyarakat sipil global, di mana aliran informasi bebas dan dialog budaya tidak mungkin dihindari", Erik Bettermann menyimpulkan.

Itu, dan semua berita terbaru, dapat ditemukan di http://blogs.rnw.nl/medianetwork/
Situs RSS:

Lengkap: http://blogs.rnw.nl/medianetwork/feed

Untuk konsumen: http://blogs.rnw.nl/medianetwork/category/for-consumers/feed

Untuk professional media: http://blogs.rnw.nl/medianetwork/category/for-media-professionals/feed

Newsletter berikutnya pada Kamis 8 Oktober 2009. Good listening!

Andy Sennitt
Media Network
Radio Netherlands

——————————–
sumber : swl 1.034 – Monday, October 05, 2009 oleh Tony Ashar (TA)